Cara Membuat Tempe Kedelai Yang Bener

Tempe Merupakan makanan yang berasal dari fermentasi dari biji kedelai atau bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang rhizopus dalam bahasa latinnya. Sediaan fermentasi tersebut terkenal dengan sebutan ragi Tempe. Secara umum, tempe berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga terbentuk tekstur dan memadat. Degadrasi komponen-kompnen kedelai para fermentasi membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas.



Tempe memang asli buatan Indonesia namun sayang sekali karena seluruh dunia sudah tau apa itu tempe dan bagaimana cara membuatnya. Sehingga tempe sudah terkenal di seluruh penjuru dunia dan karena hal tersebut mengakibatkan hak Paten tempe bukan dimiliki oleh Indonesia namun dimiliki oleh jepang dengan sebutan Neto. Meskipun demikian jangan disikapi dengan anarki , lebih baik jadikan pelajaran untuk negagara kita agar kedepannya kalau Indonesia memiliki sebuah kebudayaan diberbagai bidang atau aneka bahan pangan dan resep asli nusantara segeralah untuk dipatenkan bahwa itu milik kita sehingga kalau ada pihak lain yang mematenkan juga , maka kita dapat mensikapinya secara bijak dan pintar.

Berikut bahan membuat tempe :
1) kedelai putih 5kg
2) Bibit tempe/ Ragi tempe 5gr
3) Air bersih

Alat pembuatan tempe :
1) Panci
2) Kompor
3) Tampah 2 buah
4) Ember plastik
5) Plastik pembungkus
6) Kertas dan daun pisang

Cara pembuatan tempe :
1) Siapkan alat dan bahan
2) Pilih kedelai untuk mendapatkan kedelai terbaik dengan cara dipilah dan membuang yang jelek
3) Bersihkan / cuci kedelai dengan air bersih
4) Rebus kedelai yang telah dicuci kedalam air selama 30 menit , angkat dan dinginkan. Biarkan kedelai masih dalam tempat dan air rebusannya.
5) Tambahkan 10ml asam laktat/liter air perebus ( untuk memperoleh PH=5 ) selama 12 jam untuk mendapatkan kualitas tempe terbaik.
6) Cuci dan buang kulit kedelai dan rebus kembali dengan air bersih selama 90 menit , angkat dan tiriskan
7) Setelah ditiriskan dan dingin sempurna , tambahkan ragi tempe dan aduk hati-hati secara merata
8) Bungkus kedelai dengan plastik transparan atau dengan kertas dan daun pisang. jika menggunakan plastik, tusuk plastik dengan lidi secara merata untuk ventilasi saat vermentasi
9) Tempe siap diolah atau dipasarkan

Semoga Bermanfaat ya gaess

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan Protein Tempe Lebih Tinggi dari Daging Sapi

Khasiat Tempe Bikin Kulit Wajah Awet Muda